Pemerintahan 20 Oct 2026

Lima Inovator Masyarakat Jembrana Raih Penghargaan Silpakara Nugraha 2026

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
116 kali dilihat
Lima Inovator Masyarakat Jembrana Raih Penghargaan Silpakara Nugraha 2026

"Penghargaan Silpakara Nugraha merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap kreativitas dan inovasi masyarakat atau grassroots innovation."

NEGARA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Jembrana menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang Anugerah Silpakara Nugraha Kabupaten Jembrana Tahun 2026, mulai dari Juara II hingga Juara Harapan II, pada Senin (19/10/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Kabupaten Jembrana sebagai tindak lanjut dari penganugerahan Juara I yang telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana bersama Wakil Bupati Jembrana pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Negara Tahun 2026.

Penerima penghargaan Juara I Silpakara Nugraha Tahun 2026 adalah Ni Komang Ani Astuti, inovator dari Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, melalui karya berjudul “Pemanfaatan Sisa Benang yang Tidak Terpakai (Double Ikat)”. Inovasi tersebut memanfaatkan sisa benang produksi tenun yang sebelumnya tidak terpakai menjadi produk bernilai seni dan ekonomi. Karya ini dinilai mampu memadukan kreativitas, pelestarian kearifan lokal tenun khas Jembrana, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan kembali limbah produksi.

Adapun para penerima penghargaan Silpakara Nugraha Kabupaten Jembrana Tahun 2026 lainnya adalah sebagai berikut:

  1. Juara II – Subak Pangkung Jajung, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, dengan inovasi “SABDA Subak (Sinergi Adat dan Bioteknologi untuk Daya Guna Lahan melalui Subak)”. Inovasi ini mengangkat sinergi kearifan lokal dan penerapan bioteknologi dalam mendukung pemanfaatan lahan pertanian.

  2. Juara III – Ni Sayu Ketut Suartini, Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, dengan inovasi “Inovasi Rumah Cokelat Agro-Eduwisata Kakao dari Hulu ke Hilir”. Karya ini mengembangkan potensi kakao melalui pendekatan agro-eduwisata yang menghubungkan proses pengolahan kakao dari hulu hingga hilir.

  3. Juara Harapan I – I Made Merta Sukanaya, Banjar Dinas Badingkayu, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, dengan inovasi “Inovasi Jus Pala Premium sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Komoditas Lokal”. Inovasi ini berupaya meningkatkan nilai tambah komoditas pala melalui pengembangan produk olahan yang memiliki potensi ekonomi.

  4. Juara Harapan II – I Made Sumariana, Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, dengan inovasi “HAPI DRUM: Teknologi Pembentukan Dome Presisi untuk Produksi Hapi Drum”. Karya ini menghadirkan penerapan teknologi dalam proses pembentukan dome secara presisi untuk mendukung produksi alat musik Hapi Drum.

Penghargaan Silpakara Nugraha merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap kreativitas dan inovasi masyarakat atau grassroots innovation. Penghargaan ini diberikan kepada individu maupun kelompok yang menghasilkan karya kreatif, inovatif, dan bermanfaat melalui kegiatan penelitian, pengembangan, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebelum penetapan pemenang, BRIDA Kabupaten Jembrana bersama tim penilai telah melaksanakan serangkaian tahapan seleksi terhadap lima inovator unggulan yang diusulkan oleh pemerintah kecamatan se-Kabupaten Jembrana. Proses penilaian meliputi penilaian substantif dan uji petik atau penilaian lapangan untuk mengukur orisinalitas, tingkat implementasi, serta kemanfaatan inovasi bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Kepala BRIDA Kabupaten Jembrana menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan inovasi yang telah dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh masyarakat. Inovasi diharapkan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi terus dikembangkan, diterapkan, dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah. Lebih lanjut, para pemenang Silpakara Nugraha Tahun 2026 direncanakan akan diikutsertakan dalam kompetisi inovasi tingkat Provinsi Bali yaitu Bali Swacitta Nugraha pada tahun 2027. Oleh karena itu, seluruh pemenang diharapkan mulai mempersiapkan proposal atau profil inovasi masing-masing, termasuk dokumentasi proses penerapan, hasil, serta dampak dan manfaat yang telah dihasilkan.

Melalui penyelenggaraan Silpakara Nugraha, BRIDA Kabupaten Jembrana berharap tumbuh semakin banyak inovator masyarakat yang mampu mengembangkan potensi lokal menjadi solusi kreatif dan aplikatif. Upaya ini sekaligus memperkuat ekosistem inovasi daerah yang partisipatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Jembrana.

Galeri Foto

#inovasi #inovator