Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) secara resmi memulai tahapan Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2025 dengan menggelar Sosialisasi Penilaian Inovasi Daerah dan pemberian penghargaan Innovative Government Award Tahun 2025 yang diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Acara yang diselenggarakan melalui zoom meeting di Jakarta pada Jumat, 20 Juni 2025 ini menjadi penanda dimulainya periode persiapan bagi daerah untuk melaporkan inovasi terbaiknya. Kegiatan di awali dengan laporan dari ketua penyelenggara Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM Digitalisasi dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Bapak Dr.Drs. Akbar Ali, M.Si, dalam laporannya bahwa tujuan penyelenggaran kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi tentang Indeks Inovasi Daerah (IID), mendorong dan memotivasi daerah agar melakukan input data, meningkatkan partisipasi daerah dalam program pengukuran Indeks Inovasi Daerah dan memperkenalkan pembaruan sistem pengukuran.
Selanjutnya sambutan dari Kepala BSKDN Kemendagri yang diwakili oleh Sekretaris BSKDN Kemendagri Bapak Dr. NOUDY R. P. TENDEAN, S.IP, M.Si, dalam sambutannya menyatakan bahwa ada beberapa perubahan untuk menyempurnakan indikator-indikator dan dimensi dalam Indeks Inovasi Daerah, dimana BSKDN juga melaksanakan inovasi mengenai sistem indeks inovasi daerah ini sehingga lebih baik lagi dan berkualitas. Penilaian dan pelaporan indeks inovasi daerah ini merupakan program prioritas di Kemendagri setiap tahunnya. Pemerintah daerah melaporkan inovasi daerahnya sampai tenggat waktu 2 Agustus 2025. Kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan bimbingan secara teknis tentang penginputan laporan inovasi daerah dengan membagi waktu dan zona wilayah. (analis kebijakan ahli muda/GNP Pungky Subawa, S.Kom)
"Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) secara resmi memulai tahapan Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2025 dengan menggelar Sosialisasi Penilaian I..."