Pemerintahan 09 Jul 2026

Sinergi BRIN dan Jembrana Wujudkan Rumah Inovasi dan Bali Bersih Sampah

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
1 kali dilihat
Sinergi BRIN dan Jembrana Wujudkan Rumah Inovasi dan Bali Bersih Sampah

"Ruang Rapat BRIDA Kabupaten Jembrana menjadi tempat pertemuan antara Pemerintah Daerah dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (9/7/2026). Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN melaku..."

Ruang Rapat BRIDA Kabupaten Jembrana menjadi tempat pertemuan antara Pemerintah Daerah dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (9/7/2026). Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN melakukan kunjungan kerja dalam rangka koordinasi dan verifikasi data untuk dua kajian strategis yang akan menjadi acuan kebijakan Provinsi Bali ke depan.

Dua tema kajian yang dibahas adalah Pengembangan Rumah Inovasi Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bali (RID) serta Implementasi Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS). Keduanya merupakan inisiatif yang menyasar penguatan ekosistem inovasi daerah sekaligus penanganan isu lingkungan yang menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Bali.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Ir. Wiwiek Joelijani, M.T., didampingi Ketua Tim Manajemen Riset dan Inovasi Daerah Regional Jatim-Bali, Rachmawati, serta PIC Tim Manajemen Riset dan Inovasi Provinsi Bali, Argoposo Cahyo Nugroho. Kehadiran jajaran BRIN ini menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan proses penyusunan kajian berjalan berbasis data yang akurat dan terverifikasi.

Turut hadir sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jembrana yang menjadi objek verifikasi, di antaranya Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (DKUP), Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerprin), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud), Dinas Pertanian Perikanan Pangan, serta Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (LHPKP). Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan pendekatan kolaboratif yang menjadi kunci keberhasilan kajian pengembangan daerah.

Pertemuan ini menindaklanjuti kuesioner yang sebelumnya telah disebarkan kepada masing-masing OPD guna menjaring data potensi, kebutuhan, tantangan, dan peluang kolaborasi. Data tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan Rumah Inovasi Daerah Bali khususnya sektor ekonomi kreatif, yang diproyeksikan menjadi pusat inovasi, inkubasi, transfer teknologi, sekaligus penguat ekosistem ekonomi kreatif di Bali.

Hasil verifikasi dan pemetaan kebutuhan dari forum ini akan diolah menjadi bahan penyusunan kajian dan rekomendasi kebijakan yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bali. Lebih jauh, rekomendasi tersebut juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi Kabupaten Jembrana, sejalan dengan upaya daerah memperkuat basis inovasi dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi antara BRIN, Pemerintah Provinsi Bali, dan Kabupaten Jembrana ini, diharapkan lahir kebijakan yang tepat sasaran—mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif sekaligus mewujudkan Bali yang bersih dari sampah.