Pemerintahan 28 Jul 2025

Penilaian Silpakara Nugraha Kecamatan Mendoyo 2025

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
1 kali dilihat
Penilaian Silpakara Nugraha Kecamatan Mendoyo 2025

"Kalimba merupakan sebuah alat musik tradisional yang banyak digunakan di Afrika,  dimana hasil kerajinan yang dihasilkan sebagian besar merupakan produk ekspor yang  dilakukan oleh pihak lain. Keraj..."

Kalimba merupakan sebuah alat musik tradisional yang banyak digunakan di Afrika,  dimana hasil kerajinan yang dihasilkan sebagian besar merupakan produk ekspor yang  dilakukan oleh pihak lain. Kerajinan kalimba ini juga merupakan souvenir yang dijual di daerah pariwisata di Bali yang merupakan hasil kerajinan tangan dari Urip Handycraft. Kalimba, dikenal sebagai thumb piano atau mbira, adalah alat musik perkusi yang memiliki akar budaya yang dalam di berbagai belahan dunia, terutama di Afrika. Alat musik ini terkenal dengan suara lembut dan melodiusnya yang mampu menenangkan jiwa. Terdiri dari sebuah kotak suara dengan tuts tuts logam yang menempel ke bagian2 atas untuk memberikan not-not berbeda. Alat musik ini terdiri dari satu bagian utama, yaitu kotak resonansi (yang terbuat dari tempurung kelapa) yang  memiliki bilah logam di atasnya. Bilah logam tersebut, yang dikenal sebagai “tuts” diatur dalam urutan tertentu dan bisa bervariasi dalam panjang dan ketebalan. Panjang tuts menentukan nada yang dihasilkan ketika ditekan atau dipetik, di mana setiap tuts menghasilkan nada tertentu ketika ditekan.
I Made Urip Adi Sujarwa adalah pemilik usaha Urip Handycraft, I Made Urip Adi  Sujarwa yang sudah dari kecil melihat orang tuanya membuat alat musik kalimba, mulai mengembangkan alat press besi/ruji yang dapat mempermudah, mempercepat dan yang terpenting adalah presisi. Alat ini diberi nama Alat Press Besi/Ruji. Dengan meningkatnya permintaan, produsen alat musik kalimba mulai menjamur. 
Sebagian besar masyarakat yang memproduksi alat musik kalimba masih menggunakan cara  tradisional dalam proses produksinya, permasalahan yang terjadi adalah proses produksi memerlukan waktu yang lama. Kelemahan lain adalah saat produksi manual, besi yang di press tidak presisi. Alat musik kalimba ini memiliki tuts yang terbuat dari logam. Logam ini lah yang akan menempel pada bagian yang terbuat dari tempurung kelapa. Cara pembuatan logam ini harus memperhatikan bentuk yang sesuai agar nantinya menghasilkan suara yang merdu. Pembuatan logam ini awalnya menggunakan mesin yang di jalankan secara manual agar logam dapat bentuk yang diinginkan. Ini membuat kerja lebih lambat dan membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak. Berdasarkan hal tersebut, maka muncul ide pemikiran bagaimana cara untuk membuat mesin pencetak logam ini agar lebih efisien dan cepat, sehingga proses pembuatan bisa lebih cepat. Atas dasar pemikiran tersebut maka dibuatlah inovasi teknologi berupa mesin press besi/ruji untuk pembuatan tuts pada alat musik kalimba. (GNP Pungky Subawa, S.Kom/Analis Kebijakan Ahli Muda)