Pemerintahan 24 Oct 2024

Penilaian Silpakara Nugraha di Kecamatan Melaya

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
1 kali dilihat
Penilaian Silpakara Nugraha di Kecamatan Melaya

"Kelompok Suketeki merupakan salah satu kelompok pengelolaan sampah yang beralamat di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Bidang usaha yang dilakukan yaitu penge..."

Kelompok Suketeki merupakan salah satu kelompok pengelolaan sampah yang beralamat di Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Bidang usaha yang dilakukan yaitu pengelolaan sampah menjadi media tanam pekarangan. Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Kelompok Suketeki yaitu dengan menggunakan alat rakitan pencacah dan penghalus bahan organik (ranting, daun, kotoran ternak). Alat tersebut berfungsi mengolah bahan organik untuk dapat dilakukan proses pengomposan lebih efektif. Selain itu dalam proses pengomposan menggunakan bioaktivator yang berpotensi dalam mengurai bahan organik. Bahan kompos tersebut dilakukan pencampuran dengan limbah dapur, media arang sekam dan kapur pertanian. Kelompok Suketeki juga memanfaatkan limbah pampers sebagai media tanam yang berfungsi sebagai media penyimpan air yang dipergunakan di media Planterbag atau pot. Media tanam tersebut ditata dari bawah berupa media pampers kemudian media bahan kompos dan tanaman buah (Tamblumpot) atau tanaman pekarangan. Pengeloaan sampah yang dilakukan Kelompok Suketeki bermanfaat dalam mengatasi permasalahan sampah serta mengoptimalisasi dalam pemnafaatan lahan pekarangan dengan pembuatan media tanam hingga penanaman.

Pemasalahan sampah semakin meningkat seiring bertambahnya penduduk dan adanya perubahan gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat yang
menghendaki segala sesuatu yang bersifat simple dan praktis. Persoalan sampah yang tidak teratasi akan mengancam kehidupan manusia dan lingkungan secara umum, seperti gangguan kesehatan, pencemaran lingkungan (tanah, air, maupun udara). Hal ini terjadi di semua daerah baik di lingkungan perkotaan maupun di daerah pedesaan, termasuk juga terjadi di kelurahan Gilimanuk. Tingkat kesadaran dan kepedulian sebagian masyarakat terhadap
permasalahan sampah sudah mulai tumbuh yang dibuktikan dengan adanya beberapa kelompok pengelola sampah baik sampah organik maupun anorganik di Kelurahan Gilimanuk. Mungkin saat ini yang diperlukan adalah bagaimana cara optimalisasi sumberdaya yang sudah ada. Disamping dampak buruk dari sampah, sebenarnya sampah mempunyai potensi yang cukup besar sebagai aset usaha apabila dapat dikelola dengan baik. Sampah yang dikelola secara kreatif mampu memberikan sumber pendapatan yang menjanjikan. Hanya saja masyarakat belum sadar benar bagaimana mengelola sampah dan mengolahnya menjadi sumber daya yang mampu menambah sumber pendapatan bagi keluarga. Wilayah Kelurahan Gilimanuk dengan kondisi pemukiman yang padat dapat menyebabkan pada peningkatan limbah yang berdampak pada pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik dan efektif serta berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan sampah tersebut Kelompok Suketeki melakukan sebuah inovasi untuk membantu dalam mengurangi volume sampah serta dapat dikelola serta bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok Suketeki yaitu proses pengelolaan limbah organik untuk dapat dijadikan media tanam. Pengelolaan sampah dari hulu hingga ke hilir merupakan konsep yang dilaksanakan oleh Kelompok Suketeki. Limbah yang dikelola Kelompok Suketeki yaitu khususnya limbah organik seperti limbah daun/ ranting, limbah ternak hingga pampers. Limbah tersebut diproses hingga menghasilkan media tanam yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya di lahan pekarangan. Hal tersebut juga membantu program pemerintah dalam hal pemenuhan ketahanan pangan bagi rumah tangga. Wilayah di Kelurahan Gilimanuk yang tidak memiliki potensi lahan pertanian serta jenis tanah berpasir menjadikan pengelolaan sampah menjadi media tanam memiliki peluang yang besar dalam menyediakan media tanam yang subur untuk menunjang pertumbuhan tanaman di pekarangan. Kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok Suketeki bertujuan untuk dapat menjawab permasalahan sampah di masyarakat. Selain itu juga dapat sebagai wadah edukasi untuk mewujudkan dalam pemanfaatan lahan pekarangan lebih optimal dengan menghasilkan pemenuhan pangan bagi setiap rumah tangga. Sehingga pengelolaan sampah hingga dapat diproses menjadi media tanam dapat berdampak pada pengurangan pencemaran, peningkatan kesehatan masyarakat serta peningkatan kesejahteraan melalui pemanfaatan hasil dari pengelolaan tanaman pekarangan.