Pemerintahan 16 Oct 2024

Penilaian Silpakara Nugraha di Kecamatan Jembrana

A

Oleh Administrator

4 Menit Baca
1 kali dilihat
Penilaian Silpakara Nugraha di Kecamatan Jembrana

"Sanggar Tenun “Kembar Sari” adalah Kelompok usaha Ekonomi mikro yang dilakukan tenaga terampil dari Keluarga Prasejahtera dan Keluarga Sejahtera I secara berkelompok dengan merintis berbagai jenis..."

Penilaian Anugerah Silpakara Nugraha tahun 2024 di Desa Batuagung Kecamatan Jembrana dengan usulan Sanggar Tenun Kembar Sari.

Sanggar Tenun “Kembar Sari” adalah Kelompok usaha Ekonomi mikro yang dilakukan tenaga terampil dari Keluarga Prasejahtera dan Keluarga Sejahtera I secara berkelompok dengan merintis berbagai jenis usaha dengan dukungan permodalan.  Kelompok Kembar Sari mempunyai anggota tetap sebanyak 21 orang yang secara kontinyu memproduksi kain tenun terdiri dari ibu-ibu rumah tangga yang mau bergabung untuk mengembangkan usaha melalui kelompok. Rapat rutin bulanan selalu dilakukan untuk mengetahui perkembangan dan usaha yang telah tercapai. 
Disamping itu Kelompok Kembar Sari juga aktif mengikuti event-event pameran yang ada di Kabupaten Jembrana yang tujuannnya adalah untuk lebih mempromosikan hasil produksi kelompok yaitu Songket dan Endek Jembrana serta melayani permintaan kain endek khas Jembrana
Hasil produksi adalah berupa kain songket dan endek dimana kami berusaha untuk menciptakan motif tersendiri khusus ciri khas Jembrana dan terlebih lagi untuk melestarikan kain endek dan songket Jembrana. Proses pencelupan zat warna alam merupakan zat warna yang berasal dari warna- warna alami yang berasal dari tumbuh –tumbuhan, warna alam sudah ada pada zaman dahulu namun sekarang di himbau oleh dunia  untuk memakai kembali warna karena warna kimia / sintetis  di anggap mengandung banyak zat berbahaya ,baik untuk manusia maupun lingkungan , untuk itu kita dalam pembuatan warna untuk menggunakan non sintetis. Maksud dan tujuan  dari penggunaan penggunaan proses zat warna alam  adalah untuk menanggulangi  bahaya pada kulit yang bisa megakibatkan kanker  da prinsip ramah lingkungan ntuk mengurangi pencemaran lingkungan. Zat pewarna pewarna alam tersebeut dapat digunakan untuk mewarnai warna tekstil , diantaranya adalah batik , benang tenun , makanan dan minuman . Zat pewarna alam dapat di kerjakan oleh perorangan atau kelompok , secara home industri  , dapat di proses dengan  peralatan sederhana. Selain itu ke untungan pemakaian  warna alam yaitu  dengan memakai warna alam pada kain akan sangan aman untk di pakai , warna alam lebih  murah  dari pada warna sintetis, limbah  bisa di gunakan  untuk pupuk , pekerja akan aman  bahan baku lebih murah di dapatkan  dan warna akan lebih sitentis . Kelemahan zat warna alam antara lain lebih cepat pudar dan tidak tahan dengan sinar matahari.


INOVASI DAN KREATIFITAS KELOMPOK
Yang membedakan hasil produksi Kelompok Tenun Kembar Sari dengan Kelompok tenun  yang lain adalah dalam hal pembuatan motif kain tenunnya. Kami memakai suatu alat yang kami ciptakan sendiri dalam Pembuatan Songket menggunakan alat yang Bernama Tenun Cagcag sedangkan dalam Pembuatan Endek menggunakan alat yang Bernama ATBM sehingga menghasilkan motif yang berbeda dengan kelompok lainnya.
Proses pemotifan  mulai dari benang disusun satu persatu sesuai dengan bentuk yang diinginkan menjadi satu untaian motif yang siap ditenun, benang diikat satu persatu dengan benang guwun ke atas gegilik, yang nantinya saat menenun tinggal diangkat bagian motif yang mana ynag diinginkan, lalu dicungkit satui persatu denngan benang pakan bunganya, proses ini membutuhkan waktu 5-7 hari.