Pemerintahan 24 Jun 2026

Pemkab Jembrana Dorong Percepatan Pengajuan Indikasi Geografis Kakao Jembrana

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
1 kali dilihat
Pemkab Jembrana Dorong Percepatan Pengajuan Indikasi Geografis Kakao Jembrana

"Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong penguatan daya saing produk unggulan daerah melalui perlindungan kekayaan intelektual. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaa..."

Jembrana — Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong penguatan daya saing produk unggulan daerah melalui perlindungan kekayaan intelektual. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi Indikasi Geografis (IG) Kakao Jembrana, Rabu (24/6/2026), bertempat di Ruang Rapat Lt II Jimbarwana, sebagai bagian dari percepatan pengajuan Hak Kekayaan Intelektual Indikasi Geografis bagi komoditas kakao Jembrana.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, Direktur Yayasan Kalimajari Denpasar, pimpinan OPD terkait, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jembrana, Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Bali Barat Kabupaten Jembrana, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Kegiatan ini menghadirkan 3 narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu Putu Edi Wahyudi, A.Md, S.Kom,M.M dari Kementerian Hukum RI Kantor Wilayah Bali, Ni Luh Putu Seni Artini,SE., Ak.M.Si. dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali serta Djoko Soemarno, SP, MP dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai urgensi perlindungan Indikasi Geografis sebagai instrumen hukum yang tidak hanya melindungi kekhasan dan reputasi produk daerah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi para petani dan pelaku usaha.

Dengan adanya Indikasi Geografis, Kakao Jembrana diharapkan memiliki pengakuan atas karakteristik khas yang dimiliki, meningkatkan kepercayaan pasar, memperluas peluang pemasaran, serta memperkuat posisi kakao lokal sebagai komoditas unggulan daerah. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mendorong hilirisasi, perlindungan produk lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi unggulan daerah.

Melalui kolaborasi seluruh pihak, Pemkab Jembrana optimistis Kakao Jembrana dapat tumbuh sebagai produk unggulan yang berdaya saing, bernilai tambah, serta mampu mengharumkan nama Jembrana di tingkat nasional maupun internasional.