Di tengah kompleksitas tantangan pembangunan modern, kolaborasi menjadi kunci utama untuk mencapai kemajuan yang signifikan dan berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak bisa lagi bergerak sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi dan mengatasi berbagai persoalan daerah. Menyadari urgensi ini, BRIN menyelenggarakan webinar dengan tema "Nota Kesepakatan Sinergi (NKS) untuk Mendukung Pembangunan Daerah" untuk mengupas tuntas bagaimana NKS dapat menjadi instrumen strategis dalam mengakselerasi pembangunan. Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam, berbagi praktik terbaik, dan mendorong implementasi kerja sama yang efektif antar lembaga pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat. Fungsional BRIDA Kabupaten Jembrana mengikuti seri webinar Brin Menyapa Brida (BMB) seri 7 pada hari Selasa 10 juni 2025 melalui kanal zoom.
Pembangunan daerah adalah sebuah orkestra yang membutuhkan harmonisasi dari banyak pemain. Isu-isu seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga adaptasi perubahan iklim, memerlukan sumber daya, keahlian, dan perspektif yang beragam. Pendekatan silo atau kerja sendiri-sendiri terbukti tidak lagi efektif. Konsep kolaborasi pentahelix—yang melibatkan pemerintah, akademisi, badan dan pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, serta media—menjadi jawaban. Nota Kesepakatan Sinergi (NKS) hadir sebagai landasan formal untuk melembagakan semangat kolaborasi ini ke dalam sebuah kerangka kerja yang jelas dan terukur.
Secara umum NKS berfungsi sebagai:
Narasumber yang hadir dalam webinar ini adalah dari Sekretaris Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN Ibu Yurike Patrecia Marpaung, SE, M.Si.,M.D.E. yang membawakan materi tentang Nota Kesepakatan Sinergi (NKS) untuk Mendukung Pembangunan Daerah.