Pemerintahan 28 Jan 2026

Kolaborasi Dorong Inovasi Smart Banjar di Warnasari Kelod

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
1 kali dilihat
Kolaborasi Dorong Inovasi Smart Banjar di Warnasari Kelod

"JEMBRANA — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Jembrana bersama Kalimajari, Koperasi KSS Melaya, serta Kelihan Banjar Warnasari Kelod berkolaborasi dalam inovasi Smart Banjar. Kolaboras..."

JEMBRANA — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Jembrana bersama Kalimajari, Koperasi KSS Melaya, serta Kelihan Banjar Warnasari Kelod berkolaborasi dalam inovasi Smart Banjar. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi digital berbasis kearifan lokal guna memperkuat tata kelola inovasi banjar dan pelayanan terhadap masyarakat.

Inisiatif Smart Banjar dirancang sebagai platform inovatif yang mengintegrasikan pemanfaatan teknologi informasi dengan sistem sosial kemasyarakatan di tingkat banjar. Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi pengelolaan kegiatan banjar, serta memperluas partisipasi krama banjar dalam berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Kepala BRIDA Jembrana menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, komunitas inovator, lembaga koperasi, dan unsur banjar merupakan kunci keberhasilan inovasi daerah. BRIDA berperan sebagai fasilitator riset dan pengembangan, sementara Kalimajari mendukung penguatan konsep manajemen. Di sisi lain, Koperasi KSS Melaya berkontribusi dalam penguatan aspek kelembagaan dan ekonomi kerakyatan, serta Kelihan Banjar Warnasari Kelod memastikan inovasi berjalan selaras dengan nilai-nilai adat dan kebutuhan masyarakat setempat.

implementasi Smart Banjar sebagai sarana modernisasi tanpa meninggalkan jati diri banjar Warnasari Kelod. Inovasi ini dapat menjadi solusi dalam pengelolaan data krama, penyampaian informasi banjar, hingga pendukung kegiatan ekonomi berbasis koperasi.

Kolaborasi Smart Banjar ini diharapkan menjadi model inovasi sosial yang dapat direplikasi di banjar-banjar lain di Kabupaten Jembrana. Selain mendukung agenda transformasi digital daerah, inisiatif ini juga memperkuat peran banjar sebagai pilar utama pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Bali.