Sekretaris Daerah, Inspektur, BPKAD, Bappeda dan BRIDA Kabupaten Jembrana menghadiri undangan FGD Pengukuran IPKD dan Indeks Inovasi Daerah di Kantor Gubernur Bali. Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Propinsi Bali melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) dan Indeks Inovasi Daerah (IID), Kamis 12 Juni 2025 bertempat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali. Plt. Kepala BRIDA Kabupaten Jembrana hadir bersama fungsional perekayasa dan fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda yang menangani secara teknis IPKD dan IID.
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Bapak Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd., memaparkan hasil perolehan IID dan IPKD untuk Provinsi Bali, serta menekankan pentingnya data pengukuran ini sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis daerah. kemudian narasumber kedua oleh Kepala Pusat Strategi Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Bapak Dr. Drs. Akbar Ali, M.Si., menyampaikan materi strategi penguatan inovasi daerah, dan konsistensi daerah dalam mengembangkan ekosistem inovasi yang berkelanjutan, serta kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian Inovasi Daerah tahun 2025.
Kemudian pada narasumber ketiga dari Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Keuangan Daerah dan Desa Ibu Rochayati Basra memaparkan strategi pengukuran IPKD, pengelolaan keuangan memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi, yang tercermin dalam skor IPKD setiap daerah.
"Kantor Gubernur Bali. Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Propinsi Bali melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) dan Indeks Inovasi Da..."