Pemerintahan 30 Aug 2024

Desa Cantik Pulukan, Harmoni Ekonomi dan Alam untuk Bali Net Zero Carbon

A

Oleh Administrator

4 Menit Baca
1 kali dilihat
Desa Cantik Pulukan, Harmoni Ekonomi dan Alam untuk Bali Net Zero Carbon

"Dalam rangka pelaksanaan tugas untuk memberikan pembinaan statistik sektoral hingga tingkat desa secara berkesinambungan, serta sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam peningkatan literasi statisti..."

Dalam rangka pelaksanaan tugas untuk memberikan pembinaan statistik sektoral hingga tingkat desa secara berkesinambungan, serta sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam peningkatan literasi statistik guna mendukung pembangunan desa melalui program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) pada Desa Pulukan, maka Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Warung Jepun Kawasan Civic Centre, Kamis (29/08/2024).

FGD ini menyasar berbagai pemangku kepentingan dari lima elemen pentahelix, yaitu akademisi, swasta, media, masyarakat, dan pemerintah.

FGD ini juga melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), UPTD KPH Bali Barat, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Jembrana, antara lain Bappeda, BRIDA, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian dan Pangan.

Acara dibuka dan dipandu langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Jembrana, Rocky Gunung Hasudungan, bersama Kepala UPTD KPH Bali Barat, Kepala Bappeda sekaligus Plt. Kepala BRIDA Kabupaten Jembrana dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana.

Selain itu, turut hadir Peneliti BRIN, Ir. Heru Sadmono, M.Sc dan Dr. Laju Gandharum, S.Si., M.Sc, serta Tim Pembina Statistik Sektoral BPS Kabupaten Jembrana.

Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik merupakan sebuah program peningkatan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data sehingga perencanaan pembangunan desa lebih tepat sasaran.

Saat ini desa dibekali dengan berbagai sistem aplikasi pendataan seperti SDGs Desa, Prodeskel (Profil Desa dan Kelurahan), dan SIKS-NG (Sistem lnformasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) namun kualitas dan kapasitas SDM di pemerintah desa dalam hal pengelolaan dan Literasi data desa masih relatif rendah. BPS selaku instansi pembina statistik memiliki peranan dalam peningkatan pengelolaan, pemanfaatan dan literasi data tingkat desa. Sehingga digagaslah program Desa cantik ini dengan tujuan untuk meningkatkan literasi data untuk seluruh aparat desa.

Pelaksanaan pembinaan Desa Cantik di Kabupaten Jembrana dilaksanakan melalui dua tahap. Pada tahap pertama telah dilaksanakan sosialisasi mengenai Desa cantik pada bulan Juni 2024. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan pembinaan pada bulan Agustus dan KICK OFF Desa Cantik Pulukan akan dilaksanakan pada bulan September tahun 2024.

Adapun yang menjadi tagline Desa Cantik Pulukan 2024 adalah “Desa Cantik Pulukan, Harmoni Ekonomi dan Alam untuk Bali Net Zero Carbon”, dan subtema yang diangkat adalah “Membangun Desa Pulukan dengan Data, dalam upaya Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat dan Menjaga Kelestarian Hutan”.

Manfaat yang diharapkan dari keberadaan program ini secara umum yaitu seluruh perangkat desa memahami mengenai proses pengumpulan data dan mampu menyajikan hasil pendataan, yang sesuai dengan kaidah statistik. Manfaat selanjutnya yaitu untuk menyediakan data yang mutakhir pada tingkat desa. Adanya data yang mutakhir akan mempermudah proses perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran (misal: program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran).

Secara mengkhusus kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengukur tingkat kelestarian hutan di area perhutanan sosial (PS) melalui pengukuran penyerapan karbon dan tutupan lahan. Selanjutnya mengukur dampak perhutanan sosial bagi kesejahteraan masyarakat anggota Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), dan tentunya output dan outcome yang ingin dicapai guna mewujudkan tagline perhutanan sosial, Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera. (JFPerekayasa/Juwi)


Galeri Foto