Pemerintahan 20 Apr 2026

BRIDA Jembrana Pertajam Peta Jalan Iptek 2025-2029 Bersama BRIN

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
1 kali dilihat
BRIDA Jembrana Pertajam Peta Jalan Iptek 2025-2029 Bersama BRIN

"JEMBRANA – Upaya memperkuat fondasi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan di Kabupaten Jembrana memasuki babak baru. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Jembrana mengikuti agenda krusia..."

JEMBRANA – Upaya memperkuat fondasi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan di Kabupaten Jembrana memasuki babak baru. Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Jembrana mengikuti agenda krusial bertajuk, Tanggapan Permohonan Reviu Dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Iptek Daerah (RIPJPID) Tahun 2025-2029, Senin (20/4).

Digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting, kegiatan ini menjadi momentum bagi Jembrana untuk menyelaraskan visi riset daerah dengan standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Paparan Strategis: Dari Potensi hingga Inovasi

Dalam sesi tersebut, Kepala BRIDA Kabupaten Jembrana hadir didampingi seluruh jajaran fungsional untuk membedah anatomi dokumen RIPJPID. Di hadapan Tim Manajemen Riset dan Inovasi Regional 6 BRIN, Kepala BRIDA memaparkan poin-poin strategis yang akan menjadi kompas kemajuan Jembrana selama lima tahun ke depan.

Beberapa poin utama yang dipaparkan meliputi:

 * Analisis Kondisi Umum:

Memotret lanskap Kabupaten Jembrana saat ini.

 * Produk Unggulan Daerah:

Fokus pada peran BRIDA dalam mengeskalasi nilai tambah potensi lokal.

 * Arsitektur Riset:

Menjabarkan visi-misi, tema prioritas, hingga usulan riset yang menjawab masalah riil di masyarakat.

 * Peta Jalan (Roadmap):

Strategi konkret dalam menghadapi tantangan dan menangkap peluang inovasi di masa depan.

Kolaborasi Lintas Otoritas

Pertemuan ini dihadiri dari Direktorat Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, di antaranya Bapak Argoposo Cahyo Nugroho, Ibu Rachmawati, dan Bapak Hajaz. Kehadiran tim Regional 6 Bali-DRID BRIN ini memberikan bobot tersendiri dalam proses penyempurnaan dokumen.

"Kami menerima masukan dan saran yang sangat konstruktif dari tim BRIN. Hal ini sangat penting agar RIPJPID Jembrana tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi panduan operasional yang implementatif," ujar pihak BRIDA Jembrana di sela-sela diskusi.

Langkah Selanjutnya

Hasil reviu dari tim BRIN mencakup sejumlah catatan perbaikan yang bertujuan untuk menajamkan strategi inovasi daerah. Masukan tersebut diharapkan mampu mendorong ekosistem iptek di Jembrana agar lebih adaptif terhadap perubahan global, sekaligus tetap relevan dengan kebutuhan lokal.

Dengan dokumen RIPJPID yang semakin matang, Kabupaten Jembrana optimistis mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan ekonomi yang lebih cerdas, efektif, dan berbasis data (*evidence-based policy*)