Dalam rangka meningkatkan daya saing daerah dan kualitas pelayanan publik, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri secara rutin menyelenggarakan pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) melalui ajang Innovative Government Award (IGA). Penilaian ini didasarkan pada data inovasi yang diinput oleh masing-masing pemerintah daerah ke dalam aplikasi yang disediakan oleh Kemendagri.
Keakuratan, kelengkapan, dan validitas data yang diinput menjadi kunci utama dalam penilaian tersebut. Seringkali, terjadi kendala teknis maupun pemahaman substansi dalam proses penginputan, yang dapat merugikan skor akhir daerah. Oleh karena itu, Bimbingan Teknis (Bimtek) Penginputan Data Inovasi Daerah ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para operator dan penanggung jawab inovasi di setiap Perangkat Daerah, SD, Desa, Kelurahan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah :
Meningkatkan kapasitas dan pemahaman aparatur Perangkat Daerah,SD, Desa, Kelurahan mengenai tata cara penginputan data inovasi sesuai pedoman Kemendagri.
Meminimalisir kesalahan teknis dan substansial dalam pengisian data pada aplikasi IID.
Memastikan semua inovasi yang dimiliki daerah terdata dengan baik dan didukung oleh dokumen yang valid.
Mendukung upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana untuk meraih skor optimal dalam penilaian IGA Tahun 2025.