Hari senin 12 Januari 2026, Kepala BRIDA Kabupaten Jembrana menerima audiensi dari Kelian Dinas Warnasari Kelod. Kegiatan audiensi ini adalah untuk melaksanakan koordinasi mengenai inovasi di tingkat Banjar khususnya di Banjar Warnasari Kelod, dimana ide besarnya adalah melakukan gebrakan dalam transformasi digital tingkat desa dan banjar dengan meluncurkan Aplikasi di tingkat Banjar. Aplikasi ini hadir sebagai Sistem Administrasi Terintegrasi Banjar yang merangkum seluruh kebutuhan warga, mulai dari pengelolaan lingkungan, kebutuhan pokok, hingga urusan perpajakan hanya melalui telepon pintar/smartphone.
Beberapa program yang salah satunya akan direncanakan yaitu Transformasi Sampah Menjadi Saldo Digital, dengan fitur Berbasis Barcode.
Dengan integrasi layanan, Aplikasi Banjar ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengelolaan administrasi tingkat Banjar di era modern. Aplikasi diharapkan membuktikan bahwa teknologi digital mampu menyentuh aspek paling mendasar dari kehidupan masyarakat desa, menciptakan transparansi, dan meningkatkan kesejahteraan warga dalam satu genggaman.
"Hari senin 12 Januari 2026, Kepala BRIDA Kabupaten Jembrana menerima audiensi dari Kelian Dinas Warnasari Kelod. Kegiatan audiensi ini adalah untuk melaksanakan koordinasi mengenai inovasi di tingkat ..."